Thank’s, buat Segala Kenangan Indah, Dy!

Lubuk Pakam, 28 Maret 2007
Dy, akhirnya aku dapat bicara dari hati yang aku sendiri tidak tahu menggambarkannya. Semuanya begitu cepat. Kau begitu sibuk dengan obsesimu, dengan penyakitmu dan wanita lain pujaanmu.
Kau sudah terlalu gelap untuk kupahami, aku lelah. Habis sudah kesabaran yang selama ini kupunya. Dan di tengah gelapnya dirimu, dia hadir menerangiku, seperti [...]